-->

Notification

×

Izin Pra Kompetisi Bola Sudah Terbit, Ketum P3MI: Semoga Ada Kebijakan Yang Sama Untuk Pelaku Ekonomi Micro

Monday, 22 February 2021 | 03:46 WIB Last Updated 2021-02-21T20:55:42Z
Gambar: Agus Chandra, S.E, Ketua Umum P3MI


Cianjur, journalnews.co.id - Pada hari Kamis (18/02) Polri menerbitkan izin pertandingan untuk gelaran turnamen pramusim Piala Menpora 2021. Hal itu disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam jumpa pers di Mabes Polri.

Dalam hal ini, Kapolri menekankan agar semua pihak yang terkait harus mempedomani keselamatan rakyat tetap menjadi acuan yang paling utama. Oleh karena itu, ditekankan juga kepada pihak penyelenggara kompetisi sepak bola untuk terus memperhatikan protokol kesehatan.

Pihak Polri juga meminta kepada pihak management klub bola, pemain maupun suporter untuk tetap teguh mentaati aturan prokes apabila kompetisi ini diselenggarakan.

Terbitnya izin keramaian pra kompetisi sepak bola ini mendapat berbagai tanggapan dari kalangan masyarakat dan pelaku ekonomi micro, salah satunya dari Ketua Umum Perkumpulan Pengusaha Pasar Malam Indonesian (P3MI) yakni Agus Chandra, S.E.


Menurut penuturannya ketika dikonfirmasi kediamannya di Kabupaten Cianjur pada Minggu malam (21/02), dengan terbitnya izin pra kompetisi kembali sepak bola skala nasional ini, tentu menjadi kabar yang baik bagi pencinta olah raga sepak bola di tanah air. Dengan berbagai aturan dan penerapan protokol kesehatan yang wajib dilakukan oleh semua pihak yang terlibat didalamnya.

Namun disisi lain juga hal ini menjadi tandanya besar bagi para pelaku ekonomi micro seperti dirinya. Pasalnya Ia juga mengharapkan agar izin serupa juga diberlakukan terhadap kegiatan UMKM Bazar Pasar Malam yang sudah sekitar satu tahun terakhir mangkrak akibat berbagai kebijakan yang diterapkan pasca wabah Covid-19.

"Tentu menjadi kabar baik tersendiri ketika terbitnya izin pertandingan untuk gelaran turnamen pramusim. Akan tetapi kenapa UMKM Bazar Pasar Malam tidak diberikan izin? Sedangkan implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP) No. 23 Tahun 2020 tentang Pelaksanaan Program Pemulihan Ekonomi Nasional Dalam Rangka Mendukung Kebijakan Keuangan Negara Untuk Penanganan Pandemi Covid-19 ini seakan tidak tidak menyentuh dan berpihak kepada Kami" ujarnya dengan rasa heran.

Selaku ketua umum P3MI, Agus Chandra, S.E juga memikirkan nasib seluruh rekan dan anggotanya pasca mangkraknya kegiatan UMKM Bazar Pasar Malam.

“Saat ini anggota Kami yang bergabung dalam organisasi profesi P3MI yang terdiri dari pemilik Event Organizert (EO), Equipment dan Wahana Hiburan Rakyat Keliling yang berjumlah sekitar satu juta orang kehilangan mata pencaharian. Ini menjadi persoalan tersendiri yang cukup serius dan mesti Kita perhatikan. Bagaimana nasib perut mereka beserta keluarganya? Adakah komvensasi khusus bagi mereka ketika kehilangan sumber dan mata pencaharian? Kalo memang ada ditutup selama satu atau dua tahun pun tak akan jadi soal" Ungkap Agus Chandra, S.E.

Demi menyelamatkan nasib seluruh rekan dan anggota Agus Chandra, S.E telah menempuh berbagai upaya mulai dari melakukan audiens kepada pemerintah melalui Kementerian terkait seperti, Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah serta Mabes Polri agar segera menirbatkan juga kebijakan untuk para pelaku ekonomi micro. Akan tetapi hingga saat ini kata Agus Chandra, belum ada kabar yang cukup baik bagi para pelaku usaha kecil ini.

“Kami rakyat kecil saat ini hanya butuh solusi dan jalan keluar apa yang akan diberikan kepada Kami. Sementara saat ini pelaku UMKM yang bergabung dalam organisasi profesi P3MI harus berjuang menafkahi keluarga mereka. Kami minta kepada pemerintah selaku pemegang kebijakan untuk menyama ratakan rasa keadilan. Kami pun siap untuk berdiskusi dengan pihak-pihak terkait jika diberikan ruang dan waktu. Andai kata nanti Kami diberikan juga izin kegiatan seperti yang sudah dikeluarkan Polri (red-turnamen pramusim), Kami siap berkomitmen untuk menerapkan protokol kesehatan ketat di setiap kegiatan" pungkas ketua P3MI

Seperti dikutif dari laman Indonesia Satu, Perkumpulan Pengusaha Pasar Malam Indonesia (P3MI) ini sudah terdaftar legalitas ke-absahannya di Menkumham RI sebagai organisasi profesi dan memiliki 15 DPD tingkat Provinsi dengan 214 DPC tingkat Kabupaten/kota serta 320 DPAC tingkat Kecamatan di seluruh Indonesia. (Tiem)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update