-->

Notification

×

BANK MANDIRI BERPOTENSI DITINGGALKAN NASABAH DIDUGA GAGAL GANTI APLIKASI

Sunday, 28 March 2021 | 20:30 WIB Last Updated 2021-03-28T13:37:46Z





 

BANK MANDIRI BERPOTENSI DITINGGALKAN NASABAHNYA, DIDUGA GAGAL MENGGANTI APLIKASI MANDIRI ONLINE YANG BERMASALAH

 

Garut/ journalnews.co.id: Bank Mandiri sedang dirundung masalah besar selama sepekan terahir ini, dan jika dibiarkan masalah tersebut bisa menjadi bom waktu dan akan menimbulkan kerugian bagi Bank Mandiri sendiri,setelah banyak nasabah yang merasa kecewa dan komplain terkait mandiri online banking mereka, sebab para nasabah harus menggati aplikasi baru bernama Livin’by Mandiri di APP Play Store guna pemutakhiran tekhnologi aplikasi untuk transaksi online tidak sesuai harapan bahkan merasakan kekecewaan.


Akibatnya Niat baik tidak selalu berbuah baik Demikian pribahasa yang pantas ditujukan kepada management Bank Mandiri selalu ada konsekwensi walaupun terobosan Bank Mandiri ini termasuk hal lumrah dalam dunia IT dan perbankan yang berbasis internet, namun pemutakhiran ini ternyata tidak serta merta menjamin para nasabahnya sehinga para nasabah harus mengalami kerugian, yang dalam hal ini mereka sulit mengakses transaksi via online (M-banking). terlebih penggantian Aplikasi M-banking ini sebelumya tidak ada pemberitahuan terlebih dahulu kapada apara nasabahnya.


Hingga berita ini di realise penulispun mencoba menggati aplikasi M-banking mandiri ini di APP store teryata benar bahwa Aplikasi baru bernama Livin’by Mandiri ini sulit untuk di download, jangankan diguanakan di unduhpun susah entahlah hanya saja ulasan demi ulasan para nasabah dengan berbagai komentar ketidakpuasanya berderet di konten bawah laman, namun dari sekian ulasan ada opertor dari pihak Bank mandiri ini mencoba melerai dengan menjawab keluhan-keluan tersebut bernada permohonan maaf.


Masalah ini tidak bisa dianggap sepele oleh Bank Mandiri bahwa ini sudah menjadi persoalan prinsip pelayanan yang harus betul-betul menjadi tanggungjawab pihak management Bank Mandiri untuk menyelesaikanya secara serius, jika dihitung secara materil masalah ini sangat merugikan para nasabah terhitung mulai tgl 20 Maret 2021 layanan Mandiri online dan M-banking mengalami gangguan, apa kira-kira penyebab semua ini dan jika dibiarkan akan berakibat patal dan para nasabah/Konsumen berpindah menggunakan jasa layanan perbankan lainya.






Banyak Rujukan yang bisa dijadikan dasar Hukum bagi terlindunginya nasabah ataupun kosumen dari layanan dan informasi perbankan diantaranya, UU Nomor 7 Tahun 1992 Tentang Perbankan, Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) No 25/POJK.03/2015, UU Nomor 8 Tahun 1999 Tentang Perlindungan Konsumen. Semuanya adalam rangka melindungi Nasabah/Konsumen.


Dikutip dari dari Bisnis.Com disampaikan Rosmaya Hadi Direktur Eksekutif Depatemen Kajian Dan Pengawasan Sistem Pembayaran Bank Indonesia, mengatakan hal ini diatur dalam Peraturan Bank Indonesia (PBI) No.16/1/PBI/2014 mengenai Perlindungan Konsumen Sistem Pembayaran, Peraturan ini diterbitkan pada Januari 2014.


Guna menindaklajuti pengaduan terkait keluhan-keluhan layanan perbankan yang diduga bermasalah dengan layanan kepada nasabahnya maka (BI) Bank Indonesia Sebagai Bank Sentral telah membuka layanan Melalui Kontak 500-131  atau ke alamat email bicara@bi.go.id Nasabah/Konsumen juga dapat mengadukan keluhanya dengan cara mendatangi kantor perwakilan BI di masing-masing Daerah. (Enggang Simpaty)

 

 

 

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update