-->

Notification

×

Masyarakat Jamali Geram Dengan Polusi Udara Akibat Limbah Kotoran Ayam Yang Di Duga Dari HANA FARM

Tuesday, 2 March 2021 | 23:12 WIB Last Updated 2021-03-02T22:21:56Z
Gambar: Gerbang utama HANA FARM

Cianjur, journalnews.co.id - Masyarakat Kampung Jamali Rt 01,02,03/01 Desa Jamali Kecamatan Mande Kabupaten Cianjur merasa terganggu dengan pencemaran udara segar akibat aktivitas peternakan ayam di HANA FARM milik Koh Ajouw yang tak jauh dari lingkungan pemukiman masyarakat.

Bau busuk yang menyebar di kampung Jamali seakan mengangu pernafasan masyarakat sekitar bahkan banyak warga yang mengadu prihal bau tersebut kepada RT setempat guna mencari solusi terbaik untuk kedua belah pihak, yakni pihak masyarakat dan pemilik perusahaan. Akan tetapi, meski pihak ketua RT sudah mendatangi pemilik perusahaan, namun pihak perusahaan seakan tak pernah memberi tanggapan yang serius terkait pencemaran udara yang keluhkan masyarakat.

Berdasarkan informasi yang beredar dikalangan masyarakat, pihak media mengkonfirmasi ke lokasi HANA FARM guna meninjau dan meminta keterangan langsung dari pemilik perusahaan pada Selasa (02/03).
Gambar: Peternakan ayam milik HANA FARM


Tak ubah dari informasi yang dinyatakan masyarakat, meski menurut Koh Ajouw selaku pemilik HANA FARM mengklaim bahwa pihaknya sudah memenuhi segala prosedur sesuai standar yang berlaku, udara di sekitar kampung Jamali seakan sudah tercemar oleh bau tak sedap yang berasal dari peternakan HANA FARM.

Selain daripada pencemaran udara, dampak llain yang dirasakan langsung oleh masyarakat yaitu pencemaran terhadap aliran sungai Cibolang yang dulunya digunakan oleh masyarakat sekitar sebagai salah satu penunjang aktivitas keseharian seperti mencuci pakaian dan lainnya. Namun sayangnya saat ini aliran sungai tersebut tidak lagi digunakan sebagai penunjang aktivitas keseharian akibat bau tak sedap yang diduga dari kotoran ayam yang mencemari sungai tersebut.

Salah seorang masyarakat yang enggan identitasnya dipublikasi menuturkan,

"Seharus pihak perusahaan bisa mengatasi perihal ini, namun sayangnya setiap perwakilan dari masyarakat yang datang ke perusahaan HANA FARM seakan tidak pernah di tanggapi, akibatnya masyarakat banyak yang mengeluh akibat bau busuk serta tak jarang pula daerah sini banyak dihinggapi lalat" ujarnya menjelaskan.

"Selama ini tidak pernah ada tindakan dari pemerintah. Oleh karena itu masyarakat berharap kepada Pemerintah Kabupaten Cianjur untuk segera bertindak terkait persoalan ini dengan pihak perusahaan HANA FARM, serta di tinjau kembali terkait izin lingkunganya" pungkasnya kepada awak media. (Rafli Hidayat)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update