-->

Notification

×

Pentingnya Self Esteem Yang Sehat Bagi Perempuan

Tuesday, 30 March 2021 | 11:20 WIB Last Updated 2021-03-30T07:03:42Z
Gambar: Iya Aliawati, S.E


Penulis : Iya Aliawati, S.E
Anggota Biasa Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Cianjur.


journalnews.co.id - Perempuan, sebuah kata yang sangat berpegaruh dalam segala lini kehidupan. Dimulai dari sejarah, kepercayaan, cinta, ideologi dan lain sebagainya. Tidak ada yang luput dari jangkauan nya. Perempuan, hal yang secara biologis berbeda dengan laki-laki sering kali hal tersebut di sambungkan dalam segala hal. Termasuk dalam cara berpikir yang sering di sambungkan bahwa perempuan senantiasa tidak bisa berpikir rasional, karena cenderung kepada perasaan.

Hal tersebut bisa disangkal dan bisa pula dibenarkan. Kembali lagi kepada setiap diri perempuan tersebut. Perempuan bukan hanya berbicara perihal keturunan, ia ada dalam setiap lini kehidupan. Bahkan bisa dikatakan, tidak ada demokrasi tanpa perempuan. Ia terlibat di dalamnya. Dari mulai kepala negara sampai ada yang berperan menjadi kepala rumah tangga.

Karakteristik Keluarga

Setiap perempuan dilahirkan dengan unik, dibesarkan dengan karakteristik keluarga yang berbeda beda. Hidup dengan pola pengasuhan keluarga yang berbeda pula, dan hal tersebut akan membentuknya menjadi tumbuh sesuai dengan pola pengasuhan dan pendidikan yang didapatkan.

Karakteristik keluarga, tidak bisa dipungkiri, itu menjadi benteng awal perempuan mengenal dunia, menjadi peran penting yang akan membentuk karakter perempuan itu sendiri. Banyak berita yang beredar kekerasan terhadap perempuan. Dan hal tersebut ternyata tak jarang berawal dari keluarga. kita bisa melihat bahwa banyak yang menggunakan pola kekerasan dalam mengasuh anak. Hal yang didapatkan dari pola asuh tersebut akan tertanam dan terekam selamanya dalam alam bawah sadar karena terbiasa tumbuh dengan kekerasan. Dan membentuk menjadi karakter dalam diri.

Tetapi, tidak bisa disama ratakan, banyak perempuan yang mendapatkan pola asuh sejak kecil yang tepat dari keluarganya, hal tersebut juga yang membentuk karakter-karakter baik dan positif yang akan tumbuh dan tertanam selamanya dalam pikiran. Hidup penuh dengan kenangan indah yang akan di ingat sampai kapanpun.
Inilah hal yang perlu kita ingat, bahwa pola dalam mengasuh anak atau karakteristik keluarga sangatlah penting.


Lingkungan

Setelah perempuan tumbuh menjadi besar, ia akan keluar untuk mencari dan mencoba mengenal dunia luar, setelah mendapatkan basic karakter dari keluarga, ia akan tumbuh sesuai dimana ia memilih lingkungan tersebut. Ada pepatah mengatakan “Apabila kita ingin mengetahui karakter seseorang, cukup dengan lihat lingkungannya”.

Pentingnya memilih lingkungan untuk tumbuh adalah hal yang perlu di pikirkan bagi setiap perempuan. Lingkungan yang dipilih menjadi faktor yang paling ampuh dan berpengaruh dalam membentuk kepribadiannya. Ia akan tumbuh sesuai dengan lingkungan yang ia pilih.

Era disrupsi menjadi hal yang mempunyai dampak positif dan negatif bagi setiap perempuan, canggihnya teknologi menjadi penunjang di setiap lingkungan yang ia pilih. Banyak kasus, kejahatan dan hal merugikan dirinya karena canggihnya teknologi yang di salah gunakan. Misalnya, banyak kasus yang kita ketahui bersama seperti kejahatan prostitusi oleh perempuan di bawah umur dilakukan secara online.

Pendidikan

Peran pendidikan menjadi sangat penting dalam membentuk karakter perempuan, dimulai dari pendidikan formal hingga nonformal. Pendidikan formal didapatkan dari sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
Pengaplikasian dari pada pendidikan akan dirasakan dengan berdampak kepada pola pikir kemudian teraplikasikan dengan pola asuh. Perempuan sebagai madrasatul ula mempunyai peran yang sangat strategis untuk mencetak setiap generasi yang berkualitas, dengan pola yang tepat.
Selain dari pada itu, setiap perempuan juga merupakan insan yang merdeka untuk mendapatkan pendidikan. Setinggi yang ia inginkan. Merawat ranah domestik dengan tepat dipadukan dengan ilmu untuk mendapatkan generasi berkualitas.

Masa Pandemi

Pada saat ini, seperti yang kita ketahui bersama ialah dunia sedang dilanda suatu wabah yaitu covid 19. Pandemi berdampak di segala sektor diantaranya Kesehatan, Pendidikan, Ekonomi dan lain sebagainya. Termasuk dalam psikologis manusiapun. Pandemi membuat pemerintah harus berpikir agar ekonomi bisa terus berjalan baik dan kesehatan masyarakat tetap terjaga.

Dampak pandemi bagi perempuan sangat besar, terkhusus bagi perempuan yang sedang menjalankan peran sebagai ibu. perempuan yang sebelumnya memiliki beban ganda di dalam rumah di saat pandemi beban tersebut menjadi semakin bertambah. Pendidikan yang semula tatap muka berubah menjadi Belajar di Rumah (BDR). Hal tersebut menjadi beban yang sangat berat bagi perempuan. Khususnya apabila di rumah tidak di berlakukannya bagi peran dengan pasangan.

Himpitan ekonomi dimasa pandemi menjadi hal yang beresiko. Banyak kasus yang meningkat semenjak adanya pandemi. Salah satunya ialah kasus kekerasan. Kasus kekerasan di dalam rumah tangga, baik kekerasan dari pasangan ataupun kekerasan dari orang tua terhadap anak.

Pandemi membuat perubahan dari segala hal termasuk dalam psikologis pun terguncang. Sosialiasi yang senantiasa kita dengar bahwa harus menguatkan imun dan iman. Hal tersebut tidak bisa kita abaikan. Karakteristik dan pola asuh yang di bangun dalam sebuah keluarga haruslah sehat, untuk menunjang hal tersebut dibutuhkan self esteem yang sehat. Khususnya perempuan sebagai madrasah pertama bagi anak-anaknya.

Self Esteem Perempuan

Hal yang membentuk kepribadian diantaranya ialah, apa yang di dengar, apa yang di baca, dan apa yang dilihat. Hal tersebut akan mempengaruhi alam bawah sadar yang akan menjadi pola pikir dan berbuah menjadi tindakan.

Menurut Coopersmith (1967) Self esteem adalah evaluasi yang dibuat oleh individu dan biasanya berhubungan dengan penghargaan terhadap dirinya sendiri, hal ini mengekspresikan suatu sikap setuju atau tidak setuju dan menunjukan tingkat dimana individu itu meyakini diri sendiri mampu, penting, berhasil dan berharga.

Self esteem sangat penting dalam membentuk kepribadian setiap perempuan. Self esteem dipengaruhi keluarga lingkungan dan pendidikan, self esteem menjadi salah satu kebutuhan dasar dalam setiap dalam diri manusia. Maslow menjelaskan presentase pemuasan kebutuhan diantaranya ialah fisiologis, keamanan, dicintai dan mencintai, self esteem dan aktualisasi diri.

Perempuan yang selalu di anggap tidak bisa berpikir rasional serta lebih cenderung kepada perasaan sering kali di aminkan oleh perempuan sendiri. Self esteem yang baik akan menghasilkan pola pikir yang sehat, dan akan menjadi tindakan yang sehat pula.
“Insecure” adalah sebuah kata yang sering kita dengar, dan cukup familiar. Sebuah kata yang singkat tapi sangat berpengaruh terhadap pola pikir dan tindakan setiap manusia, perempuan diantaranya.

Self esteem adalah salah satu aspek penting dalam kepribadian manusia, menghargai, meyakini, mencintai diri sendiri adalah hal yang penting. Terlepas dari segala kekurangan itu sudah menjadi anugrah Tuhan yang tidak bisa di ubah. Self esteem yang kurang berdampak tidak baik begitupun sebaliknya berlebihan pun tidak baik. Dampak negatif dari self esteem yang kurang dintaranya ialah depresi, setres dan segala hal berdampak pada kehidupan yang buruk. Begitupun sebaliknya apabila self esteemnya cukup ia tidak akan banyak berpikir negatif dan mempunyai kecenderungan untuk hidup lebih lama.

Self esteem setiap orang cenderung berubah-ubah dari waktu ke waktu. Berbagai aspek kehidupan sehari-hari akan mempengaruhinya, dimulai dengan hubungan antar interpersonal hingga pengalaman hidup.

Perempuan sebagai manusia merdeka yang mempunyai peran yang strategis haruslah memiliki self esteem yang sehat. Self esteem yang sehat didapatkan dengan pola asuh dan lingkungan yang sehat. Di tunjang dengan pendidikan. Agar melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas. (Disarikan dari berbagai sumber).

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update