-->

Notification

×

Pernyataan HWPL Soroti Krisis Hak Asasi Manusia di Myanmar

Tuesday, 23 March 2021 | 11:18 WIB Last Updated 2021-03-23T05:04:01Z


Pernyataan HWPL tentang Krisis Hak Asasi Manusia di Myanmar


Korea Selatan/ journalnews.co.id: Heavenly Culture, World Peace, Restoration of Light (HWPL) atau  Organisasi HWPL, merupakan sebuah LSM perdamaian dalam Status Konsultatif Khusus dengan ECOSOC PBB dan DGC PBB. Bertujuan mengakhiri segala macam perang dan menciptakan dunia yang damai sebagai warisan bagi generasi mendatang, HWPL telah melaksanakan 3 inisiatif perdamaian utama yaitu, hukum internasional untuk perdamaian, pertemuan dialog antar agama, dan pendidikan perdamaian.


 

Deklarasi Perdamaian dan Pengakhiran Perang (DPCW) - HWPL mencakup prinsip-prinsip pembangunan perdamaian seperti larangan penggunaan kekerasan, pengembangan relasi pertemanan, dan penyelesaian sengketa secara damai. Ini menekankan kerja sama internasional berdasarkan dialog antar agama dan partisipasi sipil untuk menciptakan budaya perdamaian. Sejak proklamasinya pada 14 Maret 2016, model pembangunan perdamaian berbasis DPCW HWPL terus menerima pengakuan dan dukungan pemerintah untuk dialog antar agama, pendidikan perdamaian, pemuda dan kegiatan perdamaian wanita.


Kami, Budaya Surgawi, Perdamaian Dunia, Pemulihan Cahaya (HWPL), mengungkapkan keprihatinan yang mendalam atas situasi di Myanmar yang telah menimbulkan korban jiwa dan menjadi ancaman berat bagi hak asasi manusia. Tindakan militer Myanmar baru-baru ini untuk menekan aksi unjuk rasa masyrakat tanpa kekerasan telah menyebabkan puluhan korban tewas dan ratusan korba luka. Jumlahnya masih terus meningkat.




"Nyawa manusia tidak boleh diremehkan dalam keadaan apapun. Tidak ada konflik kepentingan yang dapat membenarkan kekerasan terhadap warga sipil, dan tidak ada kepentingan kelompok mana pun yang dapat lebih diutamakan daripada nyawa manusia." Tegas Man Helee yang juga merupakan utusan Perdamaian Dunia dari Korea Selatan sekaligus Ketua HWPL. 


Iapun melanjutkan bahwa, penggunaan kekerasan untuk menekan protes damai dan membungkam suara untuk perubahan, bertentangan dengan keinginan rakyat Myanmar. Negara harus menunjukkan sikap menghormati hak asasi manusia dan kebebasan berekspresi rakyat. 


Selain itu, para pihak yang bersangkutan dan para pengunjuk rasa harus menyatakan penyesalan atas kejadian terkini kepada semua bangsa serta berkomitmen untuk berpartisipasi dalam dialog untuk solusi damai. Kami yakin masyarakat internasional akan mendukung upaya ini sehingga akan berkontribusi pada kestabilan dan perdamaian di Asia Tenggara dan seluruh dunia.


Kami, HWPL, bersama dengan para anggota kami di seluruh dunia sangat prihatin tentang kerugian yang ditimbulkan terhadap warga sipil akibat meningkatnya kekerasan di Myanmar. Perhatian internasional difokuskan pada Myanmar, dan sejarah akan mengingat momen-momen ini. Situasi tersebut harus diselesaikan dengan cara yang adil dan damai juga demi generasi yang sedang tumbuh, yang akan belajar dari krisis ini untuk membangun masa depan mereka. 


Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dari penindasan atau pemaksaan dan sebaliknya menyelesaikan krisis melalui dialog dan konsensus berdasarkan rasa saling menghormati dan memahami. Dan kami menyerukan kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengambil tindakan aktif sehingga hak asasi manusia dan keselamatan rakyat Myanmar dapat dilindungi.


Kami, HWPL memohon para anggota keluarga perdamaian di seluruh dunia untuk mengeluarkan pernyataan yang mendesak pihak berwenang dan warga sipil di Myanmar untuk melanjutkan dialog dan mencari solusi damai untuk memulihkan perdamaian di negara itu.


"HWPL dan semua anggota kami di seluruh dunia dalam satu suara  mengungkapkan harapan bahwa krisis yang sedang berlangsung di Myanmar akan diselesaikan secara damai melalui dialog, bukan kekerasan. Dan kami menyerukan kepada komunitas internasional untuk bergabung dengan kami." pungkasnya mengakhiri. (Redaksi). 

Maret, 2021

Mr. Man Hee Lee, Utusan Perdamaian HWPL, dan Para Anggota HWPL di Seluruh Dunia. 

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update