-->

Notification

×

PP HIMAT Lakukan Konsolidasi Internal Pertegas Peta Gerakan Melalui FOSMAT

Sunday, 28 March 2021 | 05:58 WIB Last Updated 2021-03-27T22:58:48Z

Foto: Ketua Umum Pengurus Pusat  Himpunan Mahasiswa Tjiandjoer (PP HIMAT), Irwan tengan menyampaikan orasi ilmiahnya pada acara FOSMAT beberapa waktu lalu.


Mahasiswa se-Cianjur berkumpul! ada apa?


CIANJUR/ jkurnaknews.co.id: Tepat pada hari Sabtu-minggu, 20-21 Maret 2021 Pengurus Pusat Himpunan Mahasiswa Tjiandjur (PP HIMAT) menggelar Forum Orientasi dan Silaturahmi Mahasiswa Tjiandjur (FOSMAT) yang di hadiri perwakilan mahasiswa yang berdomisili Cianjur dari 11 kampus, 7 kampus di Cianjur dan 4 kampus dari luar Cianjur.


Agenda ini di hadiri banyak alumni HIMAT yang tergabung dalam Ikatan Alumni Himpunan Mahasiswa Tjiandjur (IKA HIMAT) sekaligus menjadi ajang reuni alumni HIMAT. Di antara yang menghadiri agenda ini yaitu Kang Ridwan Mubarok (Mantan Ketua Umum PP HIMAT & Dosen tetap UIN Bandung), Kang Deden Nasihin (Alumni HIMAT & Wakil DPRD Kab. Cianjur), Kang Isman Muslim (Mantan Ketua Umum PP HIMAT & Pengusaha), Kang M Fadil Fahmi (Mantan Ketua Umum PP HIMAT & Direktur Cianjur Independent Society), Abah Ruskawan (Alumni HIMAT & Ketua STH Sukabumi), dan masih banyak lagi alumni yang menghadiri dan sudah sukses di bidangnya, karena memang agenda ini juga sekaligus menjadi ajang reuni bagi para alumni HIMAT setelah sekian pekan jarang bertemu.




Esensi diadakannya FOSMAT ini untuk menjalin silaturahmi semua Mahasiswa yang berdomisili di Cianjur, meskipun beberapa ada yang mengenyam pendidikan Perguruan Tinggi di Kabupaten/Kota luar Cianjur. Karena HIMAT hari ini pun sudah mempunyai beberapa cabang di luar Cianjur, yaitu HIMAT Cabang Bandung, HIMAT Cabang Bogor, HIMAT Cabang Jogjakarta (pancaniti), HIMAT Persiapan Cabang Sukabumi dan HIMAT Persiapan Cabang BANTEN.



Dengan tema "HIMAT sebagai etalase gerakan mahasiswa menuju traffic Cianjur yang berperadaban". PP HIMAT mencoba membentuk karakter Mahasiswa yang sadar akan peran dan fungsinya, bukan hanya sebagai seseorang yang belajar di kampus tapi juga sebagai pelaku sejarah pembaharuan di Kabupaten Cianjur.


Cianjur butuh banyak sosok yang sadar akan pentingnya pembaharuan di tubuh Kota ini, dalam hal ini Mahasiswa harus ambil peran menjadi bagian pelaku sejarah pembaharu, terutama memperbaharui konsep-konsep yang banyak melenceng dari keharusannya. dan salah satu Contoh dampak dari melencengnya kebijakan itu, melahirkan nominasi Cianjur sebagai Kota dengan IPM terendah di Jawa Barat.


Ini PR bersama, dan Mahasiswalah garda terdepannya.


harapan saya pasca kegiatan ini, Semua Mahasiswa yang berhimpun di Himpunan Mahasiswa Tjiandjur mampu berkontribusi penuh dengan menuangkan gagasan juga ambil gerakan untuk mencetak satu konsep pembaharuan bagi Cianjur yang sesuai dengan cita-cita Masyarakat Cianjur. Masyarakat tidak kelaparan, Pemerintah yang transfaran dan Mahasiswa yang aktif berperan. (Irwan STAIS)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update