-->

Notification

×

Ratusan Pegawai Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi Laksanakan Suntik Vaksin Covid-19 Tahap Pertama

Tuesday, 2 March 2021 | 11:22 WIB Last Updated 2021-03-02T04:22:59Z


Sukabumi, journalnews.co.id - Kepala Dinas beserta ratusan karyawan dari dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi menjalani suntik vaksin tahap pertama pada senin (01/03). Pelaksanaan Suntik vaksin Covid-19 tersebut dilaksanakan di Aula Gedung Dinas Pekerjaan Umum tepatnya Jln. Pasanggrahan no. 3, Desa Cimanggu, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.


Pelaksanaan suntik vaksin covid-19 dilaksanakan di dua lokasi, yakni kantor dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Sukabumi dan bagian alat berat jalan Pangleseran Sukabumi.

Diungkapkan Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Drs. Asep Japar, MM proses vaksinasi yang dilaksanakan di Dinas Pekerjaan Umum merupakan tahap pertama dan penyuntikan kesatu.

"Hari ini jadwal di suntik vaksin untuk karyawan Dinas Pekerjaan umum, ada dua lokasi disini (Kantor Dinas PU) sekitar 200 orang, yang dilaksanakan Bagian Alat Berat ada sekitar 300 orang," Ucapnya.

""Khusus wilayah Palabuhanratu dan Jampang Kulon di sini (Kantor Dinas PU), untuk di Benglat (Pegawai Dinas PU) Jampang tengah, Cicurug, Sukabumi dan Sagaranten," sambungnya.

Dijelaskan Asep Japar, rencana penyuntikan vaksin covid 19 akan dilaksanakan dua kali.

" Saat ini merupakan penyuntikan pertama, untuk ke duanya masih menunggu informasi lanjutan dari Dinas Kesehatan," ungkapnya.

Drs. Asep Japar, MM sosok yang dikenal ramah tamah ini atau sering dipanggil Asjap,berharap pelaksanaan vaksinasi ini diikuti seluruh karyawan,supaya bisa menjaga kekebalan tubuh dan bebas dari tertularnya Covid19 serta pandemi ini segera berakhir dan Sukabumi Sehat.

"Saya sudah tadi disuntik vaksin,rasanya biasa saja," tuturnya.

Asjap Menghimbau kepada seluruh  karyawan berharap semua ikut divaksin,kecuali ada misalkan tekanan darah tinggi,penyakit bawaan yang sudah lama,itu kami harap jangan memaksakan.

"Untuk sejauh ini kami belum menerima laporan pegawai yang ditunda atau tidak bisa disuntik vaksin," terang Asjap. (team)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update