-->

Notification

×

Ratusan Santri Di Cianjur "Serbu" Kantor Kejaksaan Negeri

Thursday, 25 March 2021 | 01:47 WIB Last Updated 2021-03-24T18:47:09Z


Ratusan Santri Di Cianjur "Serbu" Kantor Kejaksaan Negeri 


Cianjur/ Journalnews.co.id: Tepat pada pukul 13.30 WIB hari Rabu (24.03), sekira ratusan masa dari kalangan Santri, mendatangi kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Cianjur. 


Kedatangan masa santri tersebut dijaga ketat oleh petugas Kepolisian ( Dalmas ), Anggota TNI dan juga Satuan Tugas Polisi Pamong Praja ( Satpol PP ). 


Kedatangan mereka ke kejari tiada lain untuk menyampaikan  beberapa tuntutan  kaitan dengan permasalahan Pimpinan Besar Ummat Islam HRS ( Habib Riziek Shihab Bin Husien) yang kini tengah menjalani proses penahanan oleh pihak kepolisian.


Hasil pantauan kami di tempat kejadian Perkara ( TKP ),pada awalnya ada satu kekawatiran terjadinya hal yang tidak di inginkan karna melihat banyak dari masa santri yang datang sambil melakukan teriakan - teriakan dan lantunan shalawat serta meneriakan sebagian yang jadi tuntutanya. 


tapi setelah adanya kordinasi yang sangat koperatif dan profesional antara Pihak Kepolisian dengan sebagian tokoh atau yang di tuakan akhirnya hanya beberapa orang yang bisa masuk untuk beraudensi. 


dengan penjagaan yang sangat ketat dengan pintu gerbang tertutup, masapun hanya bisa menunggu hasil auden di luar pagar.


Tak lama kemudian hasil perbincangan yang berlangsung di dalam ruangan kantor kejari, yang menjadi perwakilan menyampaikan hasil tuntutanya kepada masa santri yang setia menunggu di luar, akhirnya masapun membubarkan diri dengan mundur teratur. 


Sementara hasil konfirmasi kami dengan Rohmadi. SH selaku kasi intel kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur yang menerima Perwakilan masa secara langsung, menjelaskan kepada awak media. 


"Masa Santri datang ke akntor kami, terkait  dengan tuntutan yang mereka ajukan.  Tuntutannya ada Lima poin, salah satunya meminta Pemerintah memperlakukan HRS,  dengan baik karna HRS bukan Penjahat dan tidak melakukan kejahatan. Untuk empat  lainnya saya mohon maaf tidak dapat menerangkan lebih mendetail." pungkas Rohandi. (Gun/Dns ).

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update