-->

Notification

×

Sempat Marak Pernikahan Dini, Begini Tanggapan Kepala KUA Kec. Cikalong Kulon

Thursday, 25 March 2021 | 15:17 WIB Last Updated 2021-03-26T07:54:24Z
Gambar: Gedung KUA Kec. Cikalong Kulon


Cianjur, journalnews.co.id - Pernikahan merupakan suatu upacara pengikatan janji yang dilaksanakan oleh dua orang dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Upacara pernikahan juga memiliki banyak ragam dan variasi menurut tradisi suku bangsa, agama, budaya, maupun sosial.

Meski demikian, negara mengatur batas usia pernikahan sesuai dengan yang tertuang dalam UU No. 16/2019 tentang Perubahan atas UU No. 1/1974 tentang Perkawinan telah menaikkan usia minimal kawin perempuan dari 16 tahun menjadi 19 tahun. Dengan demikian, usia kawin perempuan dan laki-laki sama-sama 19 tahun.
Gamabar: H.Rian Fauzi S.Sy, M.H, kepala KUA Kec. Cikalong Kulon

Seperti yang disampaikan oleh H. Rian Fauzi S.Sy, M.H, kepala KUA Kecamatan Cikalong Kulon, Kabupaten Cianjur, menerangkan bahawa tujuan dari disahkannya revisi UU tersebut yaitu guna menghindari pernikahan di usia dini, sebab menikah di usia sebelum 19 tahun bagi perempuan akan ada banyak resiko yang dihadapi baik itu dari segi kesehatan maupun mental. Oleh karena, itu tentunya perubahan UU tersebut menjadi kabar baik untuk kalangan perempuan.

Meski demikian, perubahan undang-undang terkait batas usia sudah di sahkan, bukan berarti pernikahan dini dapat dihindarkan begitu saja. Sebab menurut kepala KUA Cikalong Kulon tersebut, pernikahan dini kerap di temui di beberapa wilayah di Cikalong Kulon. Adapun menurut pengamatannya, penyebab dari pernikahan dini sendiri yaitu karena ada unsur adat dan budaya yang berlaku dimasyarakat.

"Karena tidak sedikit juga dikalangan masyarakat yang beranggapan bahwa menikah itu cukup sah saja secara agama tanpa memperhitungkan aturan dan anjuran yang lain" ungkapnya menjelaskan.

Menurut H. Rian Fauzi S.Sy, M.H, juga bahwa pernikahan tersebut secara agama memang sah, akan tetapi tidak legal dalam aturan yang berlaku.

"Menurut agama dan kepercayaan masing-masing memangsah melaksanakan pernikahan dibawah usia 19 tahun. Untuk legalnya ada prosedurnya, kalau emang kurang dari 19 tahun dan ingin tetap melangsungkan pernikahan karena ada hal mendesak orang tuanya boleh mengajukan dispensasi ke pengadilan" pungkasnya diakhir penjelasan. (Ben)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update