-->

Notification

×

STAI YAMISA Sesalkan Pemberitaan Oknum Wartawan Yang Terindikasi Fitnah

Friday, 5 March 2021 | 21:34 WIB Last Updated 2021-03-05T23:01:24Z



STAI YAMISA Sesalkan Pemberitaan Oknum Wartawan Yang Terindikasi Fitnah


BANDUNG, JournalNews.co.id: Sehubungan telah beredarnya pemberitaan dari media online Notif.id terkait dengan isu pungutan oleh oknum operator di STAI YAMISA Soreang, pihak Manajemen STAI YAMISA, yg diwakili ole Dr (Cd). H Heri Saparudin sangat menyayangkan hal tersebut. Hal ini seperti yang dikemukakannya di Kampus STAI YAMISA Soreang hari ini, Jumat (05/03). 




Menurut Heri Saparudin yang juga merupakan Ketua Jurusan PAI STAI YAMISA menegaskan bahwa pemberitaan tersebut tidak benar dan tidak berdasarkan fakta yang sesungguhnya. Karena tuduhan yang tidak berdasarkan fakta bisan terindikasifitnah dan hoax.


"Kami sangat menyesalkan akan adanya pemberitaan pungutan tersebut. Kalau memang ada mahasiswa yang dirugikan dengan adanya pungutan itu, harusnya pihak Manajemen STAI yang pertama kali tahu. Pemberitaan hanya sepihak dengan tidak menyebutkan nara sumber yang sebenarnya, juga kepada pihak STAI YAMISA tidak pernah ada konfirmasi dari wartawan yang bersangkutan. Harusnya etika jurnalistik ya dijalankan, minimal paham prinsip cover both side ataupun asas keberimbangan dalam penyajian berita." tegas Heri Saparudin yang juga Kepala Biro salahsatu Media Berita Nasional Kab. Bandung ini menyesalkan.



Heri yang juga aktivis salahsatu ormas keagamaan Jawa Barat menambahkan jikapun ada pungutan pastinya akan diinformasikan terlebih dulu berdasarkan keputusan Birokrasi kampus STAI, Karena yayasan punya hak otonomi terkait dengan pengelolaan lembaga pendidikannya, bahkan sampai ke masalah-masalah keuangan mahasiswa sekalipun. Heri mengakui pihak kampus tidak pernah memperoleh konfermasi oleh wartawan media Notif.id sebelumnya.


"Tahu-tahu sudah diberitakan saja, ini tidak fair. Kedua belah pihak harus dikonfirmasi. Lantas saya melihat di box refaksi, si wartwan namanya ternyata tidak tercantum di struktur redaksi. Ini bisa diperkarakan jika kami mau. Namun kalaupun ada itikad baik dari pihak oknum wartawan yang mengaku jurnalis Notif.id untuk menghapus berita tersebut kami akan legowo, dan memaafkan. Saya juga orang media, bahkan Saat ini menjadi Kabiro salahsatu Media Berita Nasional, akan sangat berhati-hati dalam menulis dan mempublish berita. Jangan sampai terindikasi menjadi fitnah dan hoax, ini kan tidak baik juga." demikian pungkas Heri. (Rimba)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update