-->

Notification

×

Wisata Pantai Cianjur yang Terbengkalai, Pemda Cuek dan Lalai

Monday, 29 March 2021 | 23:02 WIB Last Updated 2021-03-29T16:16:54Z



Wisata Pantai Cianjur yang Terbengkalai, Pemda Cuek dan Lalai


Cianjur/ journalnews.co.id: Kabupaten Cianjur merupakan salahsatu Kabupaten di Jawa Barat dengan garis pantai terpanjang, lebih kurang 70 Km, mulai dari ujung selatan Pantai Sinar Laut Agrabinta hingga ujung timur Pantai Jayanti Cidaun yang berbatasan langsung dengan Kab. Garut. 


Pasir pantainya yang putih bersih dengan air lautnya yang masih bening, menjadikan siapa saja yang melancong ke kawasan tersebut akan betah untuk tinggal berlama-lama di sana. Cianjur memang diakui memiliki spot-spot destinasi wisata yang menakjubkan. Namun sangat disayangkan kalah pamor dengan Pantai Pelabuhan Ratu dan Pangandaran. Sebut saja Pantai Lugina, Pantai Cisalak, Pantai Muara Cisokan, Pantai Sinar Laut, dan Pantai Cikakap, di Kec Agrabinta yang tidak didukung oleh sistem manajemen yang baik, serta akses jalan yang tidak diperhatikan oleh pmerintah. 



Hal ini bisa dipahami karena infrastruktur jalan menuju kawasan wisata Cianjur selatan belum mendapatkan perhatian serius dari Para Pemangku kebijakan di Kabupaten tersebut, terutama Kepala Daerah dan Kadisbudparnya. 

Gambar: Asep Bio, aktivis penggiat lingkungan dan wisata pantai Jawa Barat.


Hal ini seperti yang dikemukakan oleh Asep Ashari, aktivis sekaligus pegiat lingkungan yang konsen pada kegiatan revitalisasi kawasan wisata Jawa Barat. 


Pasir putih Pantai Cianjur Selatan, menanti sentuhan investor yang faham manajemen Parawisata. Pemda Cianjur masih "kikuk" menata kawasan wisata, mengapa???.


"Cianjur memiliki tempat-tempat wisata pantai yang begitu indah, bahkan keindahannya bisa disamakan dengan kawsan wisata pantai lainnya yang lebih populer di Jabar ini. Namun sayang belum mendapatkan perlakuan serius dari pemerintah daerah. Buktinya jalan-jalan menuju tempat wisata tersebut sangat tidak layak, padahal jalan merupakan sarana utama untuk dapat menuju kawasan pantai di Cianjur Selatan ini." tutur Asep menjelaskan. 


Jalan Wanasari menuju Pantai Lugina Agrabinta, rusak parah. Warga sangat mengharapkan perbaikan akses jalan tersebut, hal ini untuk menarik minat para wisatawan datang ke tempat ini. Semakin banyak wisatawan, semakin berpotensi ekonomi warga tumbuh dan berkembang.


Asep yang juga pengurus Yayasan Cianjur Institut (YCI), menambahkan, bagaimana mungkin turis domestik maupun turis asing bisa tertarik datang ke kawasan wisata pantai Cisel, Pemdanya saja terkesan cuek dan lalai dalam pengelolaan kawasan pantai potensial ini. Padahal dengan bsnyaknya wisatawan yang datang ke Cianjur, dapat mendongkrak APBD dan meningkatkan kesejahteraan warga sekitar pantai melalui aktivitas ekonomi kreatif dan UMKM. 


"Dari beberapa temuan dalam aktivitas penelitian sederhana saya dengan rekan mahasiswa, warga di banyak daerah Cisel sangat menyesalkan ketidakpedulian Pemda Cianjur ini. Bahkan setingkat aparat desa pun seolah menutup mata, sedangkan peluang wisata ini berpotensi profit jika dikembangkan dengan serius. Lagi-lagi Pemda harus mau turun tangan, totalitas mengembangkan kawasan pantai Cianjur ini.," pungkas Asep Bio dengan nada menyayangkan. 


Hingga berita ini dipublikasikan, pihak Jurnalis JN terus berupaya menghubungi pihak-pihak terkait. (Rimba Raya)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update