-->

Notification

×

Irwan Setiadi BARAK Indonesia Tanggapi Kerancuan BPNT di Kab.Cianjur

Thursday, 8 April 2021 | 08:52 WIB Last Updated 2021-04-08T02:30:08Z



Foto: Ketua LSM BARAK Indonesia Mada Cianjur, Irwan Setiadi, ST, angkat bicara permasalahan BPNT di Kab. Cianjur yang terkesannya rancu dan semraut dalam hal penyaluran, dari hulu hingga hilir.


Cianjur, jounalnews.co.id - Ketua LSM Barak Indonesia Mada Cianjur, Irwan Setiadi ST tanggapi terkait penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kab. Cianjur selama ini.


"Pada intinya kucuran bantuan yg berbentuk nontunai atau biasa kita sebut dengan BPNT, saya menilai terutama di Kab.Cianjur, sistem penyalurannya sangat rancu dan karut-marut. Dengan adanya penghapusan beberapa data penerima ini yang menjadi salahsatu persoalan. Hemat saya, pemerintah daerah harus benar-benar teliti dalam hal sosialisasi kepada masyarakat. Apa lagi masyarakat awam,  ini akan menimbulkan permasalahan bahkan konflik sosial, atau bisa juga hoak yg sangat kurang enak didengar."


Sebagai bagian dari masyarakat, saya menilai ada ketidak terbukaan instansi pemerintah terkait hal ini, yakni Dinas Sosial yang tidak pernah memberitahukan dan memberikan sosialisasi kepada warga masyarakat sebelumnya. Ini tidak akan pernah efektif. Penyaluran BPNT yang tidak tepat sasaran, belum lagi ada dugaan dan temuan sampai ke pengaduan masyarakat dengan adanya temuan penerimaan BPNT. Kuantitas dan kualitasnya sudah tidak mengacu pada PEDUM yg ada, hal ini akan cenderung menimbulkan penyelewengan atau penyalahgunaan bantuan tersebut. 


Sangatlah riskan program bantuan ini, berpotensi menjadi bancakan para pemegang kebijakan terutama di Kab.Cianjur. Menanggapi rapat yang diadakan Setda Cianjur hari kemarin,  sampai detik inipun tidak ada bentuk transparansi atau pemberitahuan kepada warga masyarakat atau paling tidak konferensi pers agar masyarakat dan para rekan baik dari LSM,ORMAS,OKP dan yang lainnya tidak bertanya-tanya mengenai persoalan ini.


Karena itu kami selaku salahsatu organisasi  yang bergerak dilingkup advokasi warga, sebagai Non Goverment Oraganization (MGO)/ LSM, akan segera melayangkan surat permohonan audiensi kepada PLT Bupati Cianjur dan Dinsos Cianjur. Intinya, regulasi penyaluran BPNT ini harus setransparan mungkin, sehingga tidak timbul kegaduhan di ruang publik akan adanya berita-berita hoak seputar BPNT.  


"Sudah menjadi kewajiban kita sebagai warga masyarakat yang taat dan tunduk kepada hukum, harus berperan serta,  bahkan aktif dalam ikut mengawasi program BPNT tersebut. Agar tidak  menjadikan keuntungan kepada salahsatu oknum yang jelas-jelas sangat merugikan masyarakat. Maka dari itu, kami membuka mata dan mengajak rekan-rekan semua agar ikut aktif dalam mengawasi program BPNT. Agar Pemerintah lebih tegas dan lebih teliti menunjuk dan memilih siapa dan apa yg harus dilaksanakan dan disalurkan oleh penyedia komoditi BPNT tersebut." Tegas Irwan. 


Irwan menambahkan bahwa pihaknya Atasnama LSM BARAK Indonesia Markas Daerah Cianjur akan berkerjasama dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait, untuk lebih tegas menindak oknum yang bermain dalam BPNT ini. Sudah sangat jelas terjadi ketidaktepatan dalam hal penyaluran dan tidak sesuainya komoditi yang sudah di terima oleh masyarakat. Ini pidana korupsi,  sudah jelas terjadi tapi sampai saat ini belum ada tindakan tegas dan menindak siapa oknumnya. 


"Kami akan berkerjasama dengan APH dan instansi terkait agar lebih tegas menindak oknum tersebut. Bansos, BPNT,PKH ,KIP DAN KARTU PRAKERJA adalah program resmi pemerintah bukan bancakan pejabat dan oknum daerah. Intinya perketat pengawasan dan sosialisasi kepada masyarakat oleh intansi yg sudah ditunjuk oleh Dinsos Cianjur, yakni TKSK. Pun juga warga harus turut memantau BPNT ini." Pungkas Irwan dengan nada penuh semangat. (Denda)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update