-->

Notification

×

Oknum Kades Dituntut 7 Tahun Penjara Korupsi Dana Covid

Tuesday, 13 April 2021 | 15:41 WIB Last Updated 2021-04-13T08:41:37Z


Palembang, journalnews.co.id - Terbukti secara sah melakukan tindak pidana penyelewengan dana Covid-19, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Lubuklinggau hanya mengganjar terdakwa Askari (43) tujuh tahun penjara. Terdakwa merupakan oknum Kepala Desa (Kades) Sukowarno Kabupaten Musi Rawas.

Selain pidana penjara, dalam sidang yang digelar secara virtual Senin (12/4/2021) menuntut agar majelis hakim diketuai Sahlan Effendi, S.H., M.H dengan hukuman tambahan yakni terdakwa wajib membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp187,2 juta.

“Dengan ketentuan apabila tidak dibayar dalam waktu satu bulan setelah putusan berkekuatan hukum tetap, maka harta benda dapat disita. Dan apabila tidak mencukupi diganti dengan pidana penjara selama 2,5 tahun,” tegas JPU Kejari Lubuklinggau, Sumar Herti, S.H.


Di dalam tuntutan setebal lebih dari 50 halaman tersebut, penuntut umum mengganjar terdakwa melanggar Pasal 2 Ayat (1) Undang-undang Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 18 UU Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan UU Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Tipikor.

“Hal-hal yang memberatkan bahwa sebagian dana digunakan terdakwa untuk bermain judi, main perempuan, dan membayar hutang. Bahwa perbuatan terdakwa menghambat program pemerintah dalam pemberantasan korupsi serta menimbulkan kerugian negara,” sebut Sumar Herti.

Mendengar tuntutan tersebut, terdakwa yang didampingi penasihat hukum Supendi, S.H., M.H meminta waktu satu pekan kepada majelis hakim guna mempersiapkan pembelaan atas tuntutan (pledoi) yang akan dibacakan secara tertulis pada Senin (19/4/2021) mendatang. (F)

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update