-->

Notification

×

Warga Pulo Tunda Tuntut Pemerintah Hadirkan Listrik Layak untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Thursday, 1 April 2021 | 15:02 WIB Last Updated 2021-04-01T08:02:59Z



Banten, journalnews.co.id: Warga Pulo Tunda, Desa Wargasara Kec. Tirtayasa Kab.serang Provinsi Banten, masih merasakan krisis penerangan, padahal jika dilihat di daerah sekitarnya, fasilitas penerangan berupa listrik sudah nampak terang benderang. 



Selama ini warga Pulo Tunda berharap besar kepada pemerintah agar dapat bisa mengatasi masalah penerangan di Pulau tersebut. Lurah pulo tunda hingga saat ini, blm mampuh mengatasi permasalahan penerangan di pulo tunda, dan hingga saat ini 



Dampak dari padamnya penerangan. Anak Pulo Tunda dihentikannya untuk belajar mengaji serta belajar ilmu pengetahuan umum lainnya, karena jika malam tiba kehidupan gelap, kalaupun ada penerangan itu sangat terbatas dari mesin diesel. Lurah pulo tunda hingga saat ini, belum mampuh mengatasi permasalahan penerangan di pulo tunda, dan hingga saat ini masih berharap adanya bantuan segera dari pemerintah, baik pusat ataupun daerah. 



"Di Pulau ini kami untuk menerangi kehidupan warga dan memenuhi kebutuhan listrik hanya mengandalkan Mesin Diesel yang kekuatannya terbatas, hasil swadaya masyarakat, dan terkadang sering mati mendadak karena sudah aus dimakan waktu." Tutur Hasim yang juga merupakan Kades Desa Wargasara. 


Hasim menambahkan pula bahwa di wilayah Utara Banten yang dikenal pesat pembangunan industri raksasanya, ternyata masih terdapat ribuan warga yang tinggal di Pulau Tunda yang masih membutuhkan aliran listrik untuk menunjang kehidupan sehari-hari.


Hal ini dibenarkan pula oleh Febri, tokoh Pemuda Pulo Tunda yang selalu kritis menyikapi kehidupan sosial warganya. Febri yang juga aktivis penggiat lingkungan sangat menyayangkan ketidakseriusan Pemerintah dalam memberikan pelayanan pemerataan listrik kepada warga Pulo Tunda. 


"Kami menuntut pemerataan keadilan akan hadir ya listrik dari dana pemerintah untuk untuk berjalannya kehidupan dan roda perekonomian di Pulau ini. Kami juga warga negara Indonesia yang punya hak untuk memperoleh kesejahteraan dari pemerintah ini." pungkas Febri dengan nada serius. (Feb-Tunda). 





 

No comments:

Post a comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update