-->

Notification

×

ASPIKOM Jabar Gelar Webinar Bertema Penelitian di Masa Pandemi Covid-19

Thursday, 6 May 2021 | 15:22 WIB Last Updated 2021-05-06T08:28:05Z


Foto: Pengurus ASPIKOM Jabar Gelar Webinar Bertema Penelitian di Masa Pandemi Covid-19. Nampak peserta antusias mengikuti kegiatan tersebut.


BANDUNG, journalnews.co.id: Setiap harinya kasus Covid-19 mengalami kenaikan. India adalah posisi 1 yang memiliki kasus Covid-19 dengan kasus 400.000 dalam sehari. Setahun berlalu, namun pandemi Covid-19 belum menunjukkan kapan akan berakhir. Hal ini menjadi keresahan bagi dunia pendidikan dikarenakan terbatasnya ruang gerak untuk melaksanakan penelitian dan pengabdian masyarakat.


Melihat faktor tersebut Asosiasi Prodi Ilmu Komunikasi (ASPIKOM) Koordinator Wilayah Jawa Barat  Departemen Penelitian Pengembangan dan PKM Bidang Penelitian menyelenggarakan kegiatan Webinar bertemakan Penelitian di Masa Pandemi. Kegiatan ini akan diselenggarakan pada 6 Mei 2021 dengan menghadirkan dua narasumber yang kompeten di bidang penelitian. Narasumber pertama, Prof. Dr. Atwar Bajari M. Si. adalah guru besar Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran dan narasumber  kedua, Gatut Priyowidodo, Ph.D., ialah dosen Ilmu Komunikasi UK Petra Surabaya yang juga penulis buku dengan judul Netnografi Komunikasi Aplikasi Pada Tiga Riset Lapangan.


Gatut Priyowidodo, Ph.D memberikan materi webinar berjudul metode netnografi. Adanya keterbatasan dalam penelitian yang tidak dapat mewawancarai secara langsung, observasi, maupun ke lapangan dalam mengambil data, metode netnografi. Sangat tepat untuk para dosen dan mahasiswa melaksanakan penelitian yang terkendala pandemic Covid-19.


Selama kegitan berlangsung, ASPIKOM Korwil Jabar bekerjasama dengan Celoe dan Korp Protokol Mahasiswa Jurusan (KPMJ) Ilmu Komunikasi FDK UIN Sunan Gunung Djati Bandung dalam mensukseskan kegiatan Webinar, yang berjalan dengan baik melalui virtual. Peserta yang daftar mencapai lebih dari 300 diantaranya anggota ASPIKOM, peserta umum dari berbagai universitas Program Studi Ilmu Komunikasi serta mahasiswa S1-S3.


Kordinator bidang penelitian Departemen Litbang dan PKM, Dr. Enok Risdayah, M. Ag mengatakan, tujuan webinar ini adalah upaya menyiasati situasi pandemic Covid-19 dalam penelitian agar para dosen tetap dapat melaksanakan penelitian sebagai tupoksi tri darma perguruan tinggi. Tidak terlepas dengan mahasiswa di mana harus membuat skripsi atau penelitian-penelitian lainnya, sebagai salah satu syarat kelulusan. Harapan ke depannya jika ada situasi pandemic seperti ini, maka para peserta/ peneliti dapat dengan mudah dan tepat dalam mengaplikasikan materi mengenai metode penelitian.


“Tujuan webinar ini adalah upaya menyiasati situasi pandemic Covid-19 dalam penelitian agar para dosen tetap dapat melaksanakan penelitian sebagai tupoksi tri darma perguruan tinggi. Tidak terlepas dengan mahasiswa di mana harus membuat skripsi atau penelitian-penelitian lainnya, sebagai salah satu syarat kelulusan.” ungkap Enok Risdayah menjelaskan.


Selanjutnya, ketua Departemen Litbang dan PKM Aspikom Dr. Rismawaty, M. Si. menyampaikan bahwa kegiatan ini sebagai salah satu program kerja di Departemen Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Penelitian tahun 2021. Menurt beliau, Masa pandemi yang sudah satu tahun tidak lebih membuat para akademisi baik dosen dan mahasiswa sertà praktisi untuk tidak melakukan penelitian. Justru pemikiran dan ide serta tuntunan untuk menghasilkan karya penelitian dilakukan dengan berbagai cara dan metode serta adaptasi dan kondisi yang disesuaikan di masa pandemi. Nah ini yang nanti kita akan dengar pemaparan dari para Narasumber mengenai bagaimana penelitian di masa pandemi, baik metodelogi yang digunakan serta aspek etikanya.


“Kegiatan ini sebagai salah satu program kerja di Departemen Pengembangan dan Pengabdian Kepada Masyarakat Bidang Penelitian tahun 2021. Menurt beliau, Masa pandemi yang sudah satu tahun tidak lebih membuat para akademisi baik dosen dan mahasiswa sertà praktisi untuk tidak melakukan penelitian.” tutur Rismawaty menegaskan.


Harapan dari kegiatan Webinar ini adalah (1) dapat menumbuhkan semangat dan produktif serta menghasilkan karya penelitian yang nanti dapat dijadikan Jurnal, opini, artikel, buku dll. (2) mengetahui dan menemukan metode yang tepat dalam penelitian di masa pandemi termasuk memperoleh data dan penggunaan media yg tepat.


Dr. Hj. Ani Yuningsih, M. Si. Sebagai ketua Aspikom korwil Jabar, dalam sambutannya memberikan apresiasi kepada seluruh panitia atas terlaksananya webinar tersebut. Kaitannya dengan kondisi saat ini, webinar dengan mengusung tema  penelitian  di Masa pandemi, menurutnya sangat tepat diadakan.


Prof. Dr. Atwar Bajari M. Si. Sebagai salah satu narasumber, menyampaikan judul Adapting Social Research In Pandemic Times (Safety First) dengan kesimpulan strategi dan metodologi merupakan hal penting sebagai adaptasi dalam melakukan peneitian sosial.di masa pandemi. Di antara strategi dan metodologinya adalah analisis-analisis melalui big data dan yang lainnya.


Gatut Priyowidodo, Ph.D, narasumber lainnya, dengan tema Metode Netnografi, menjelaskan bahwa netnografi merupakan alat atau instrumen dalam research, yang dalam perkembangannya sampai pada ruang yang tepat, yakni kondisi pandemi. Melalui internet, research dengan pola “jaringan” sedang tumbuh saat ini, dengan platform pilihan youtube, FB, Whatsap dan lainnya.


Metode netnography adalah metode yang digunakan untuk meneliti komunitas virtual. Menjaga kualitas wawancara dari metode netnography tentu sama dengan kualitatif lainnya, yang membedakan pada lokus penelitian pada komunitas virtual. Jika kita sudah memiliki protokol interview bahwa hasil wawancara telah berada pada jalur yang benar.


Penutup dari Gatut Priyowidodo, Ph.D, ia menyatakan bahwa semakin kita banyak menggali dan menggali sehingga kita akan tàhu netnografi itu seperti apa. Ini sangat bermanfaat dan peluang yang sangat bagus untuk akademisi, migrasi metode penelitian digunakan pada saat pandemi atau situasi ini. Mari kita produktif walaupun adanya keterbatasan.


Juga Prof. Atwar Bajari, M.Si, menegaskan untuk meneliti dengan strategi yang baru, dengan protokol. Bukan hanya sekedar publikasi tapi memberikan keberkahan. (Doel/ RM)

 

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update