-->

Notification

×

DIPICU GEGARA UTANG NARKOBA TIDAK DI BAYAR SORANG PRIA KEHILANGAN NYAWA

Tuesday, 18 May 2021 | 08:20 WIB Last Updated 2021-05-18T01:20:28Z
Gambar: Ilustrasi pembunuhan.

Palembang, journalnews.co.id - Pelaku pembunuhan terhadap Ali Saibi (50) di Jalan Tembok Baru, Kelurahan 9-10 Ulu, Kecamatan Jakabaring Palembang, Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Sabtu (15/5/21) lalu, akhirnya tertangkap.

Tersangka itu adalah Gunawan (40) yang ternyata masih tetangga korban disergap petugas saat bersembunyi di kediaman saudarannya di kawasan Rambutan, Kabupaten Banyuasin, Sumsel, Senin (17/5/21) sekitar pukul 19.00 WIB.
Ditemui di ruang Riksa Polrestabes Palembang, tersangka Gunawan mengaku, motif pembunuhan korban dipicu utang piutang narkoba.

“Dio itu ngenjuk duet (mengasih duit) Rp2,5 juta ke aku untuk nyari shabu sebanyak tiga jie. Kareno saat aku ngobrol dengan kawan, dio denger aku biso beli shabu dengan hargo murah,” ujar

Setelah menitipkan uang, beberapa hari kemudian korban menagih dan menghubungi pelaku, namun saat itu handphone tersangka dalam kondisi mati.
Nah, diduga telepon genggam pelaku yang dalam kondisi mati ini memicu korban kesal.

Tak pelak, saat keduanya bertemu di lokasi pembunuhan tersebut, korban dengan nada marah bertanya di mana barangnya (shabu) kepada pelaku.
Pelaku menjawab tidak ada karena habis. Sontak saja, jawaban pelaku ini membuat kemarahan korban semakin memuncak.

Namun saat bertemu itu uang tersebut dikembalikan oleh pelaku. Korban pun kesal dan menantang korban untuk berduel hingga terjadilah peristiwa pembunuhan yang mengakibatkan nyawa korban melayang dalam posisi memegang parang.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Palembang, Kompol Tri Wahyudi mengatakan, pelaku ditangkap di tempat saudaranya Rambutan Kabupaten Banyuasin tanpa melakukan perlawanan.

"Alhamdulilah pelaku berhasil kami tangkap bersama warga di tempat saudarnya di Rambutan. Motif pelaku membunuh korban karena salah paham dan utang piutang narkoba,” katanya.

Dikatakannya, pelaku dan korban masih bertetangga, di mana pelaku tinggal 200 meter dari kediaman korban. Hingga kini pelaku masih dilakukan pemeriksaan dan pengembangan lebih lanjut. (LBn)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update