-->

Notification

×

Menuntut Hak dan Gaji, Karyawan PT. SJS Akan Dirumahkan Dengan Alasan Ini...

Thursday, 13 May 2021 | 20:46 WIB Last Updated 2021-06-03T15:21:51Z


Cianjur, journalnews.co.id - Sebelumnya seluruh karyawan PT SJS (Sentul Jaya Sakti) melakukan audiensi dengan jajaran direksi pada Rabu malam (12/5/21) sekitar pukul 18:30 WIB.

Audiensi ini dilakukan karyawan PT SJS guna menuntut hak mereka berupa gaji serta Tunjangan Hari Raya (THR) Ramadhan. Menurut keterangan salah satu karyawan, mereka belum menerima gaji selama satu bulan terakhir serta tidak diberikan THR meski menjelang malam takbir, padahal para karyawan tengah membutuhkan dua sumber dana tersebut untuk memenuhi kebutuhan hari raya dan kebutuhan pokok sehari-hari.


Gambar: Karyawan PT. SJS datangi kantor perusahaan

Adapun kejadian menjelang audiensi, para karyawan yang menilai PT SJS lalai dalam menjalankan tanggung jawab sebagai perusahaan, oleh karena itu mereka berkumpul di depan kantor PT SJS yang berlokasi di Kampung Mekarjaya, Desa Mandalasari, Kecamatan Cipatat, Bandung Barat.

Media yang Meliput Sempat di Intervensi

Dengan adanya kejadian tersebut, ketika media JournalNews berupaya mengkonfirmasi sempat ada intervensi dan larangan dalam peliputan oleh salah satu chip security PT SJS. Bahkan awak media JournalNews beberapa kali mendapat intimidasi dalam upaya peliputannya.

Selain daripada itu, chip security PT SJS yang tidak senang adanya kejadian tersebut, Ia langsung memanggil salah satu anggota ormas yang mengaku juga bagian dari bidang keamanan PT tersebut dan lingkungan.

Sempat Adu Mulut

Hadirnya salah satu anggota ormas tersebut, suasana di lokasi sempat memanas beberapa saat dan adu mulut pun sempat terjadi antara pihak keamanan dan para karyawan yang menuntut haknya masing-masing.

"Kami semua menuntut hak kami atas alasan sudah suatu kewajiban dari pihak perusahaan untuk memenuhi kewajiban, baik itu gaji bulanan dan juga THR. Apa lagi di saat ini waktunya lagi di butuhkan dan juga sangat di tunggu pihak dari keluarga masing-masing karyawan baik itu anak atau pun istri," ujar salah satu karyawan.

Pihak Perusahaan Menemui Para Karyawan

Sekitar pukul 19:00 WIB, Erwin yang merupakan salah satu staf perusahaan PT SJS tiba di Kantor PT SJS yang sudah dikerumuni para karyawan. Menurutnya, Ia hadir dilokasi sebagai perwakilan dari Ayi selaku direktur utama PT SJS.
Gambar: Ayi, Direktur Utama PT. SJS

Tak lama kemudian, audiensi pun dilakukan oleh kedua belah pihak antara pihak perusahaan dan karyawan guna mencari solusi terbaik. Akan tetapi menurut salah satu karyawan, hasil dari audiensi tersebut tidak sesuai seperti yang diharapkan. Pasalnya, para karyawan tidak mendapatkan gaji dan tunjangan mereka, masing-masing karyawan hanya diberi sebesar Rp.200.000,- sedangkan gaji karyawan  bervariatif dimulai dari Rp.2000.000,- untuk karyawan yang masih dalam tahap training. Sedangkan gaji pokok karyawan utama sesuai dengan aturan UMR (Upah Minimum Regional) Bandung Barat sebesar Rp.3.200.000,-.

Adapun pihak perusahaan berdalih akan membayar gaji seluruh karyawan usai lebaran dengan tanggal dan waktu yang tidak ditentukan. 

"Setelah kita berkumpul dan mediasi ternyata tidak sesuai dengan apa yang di harapkan, hanya cukup dengan di bayar Rp.200.000,-/orang sebagai bentuk uang jajan dan bensin. Sedangkan gaji pokoknya akan dibayar nanti setelah habis lebaran dan itu pun entah kapan waktunya" jelas salah satu karyawan.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, selain tidak memenuhi tanggung jawab, pihak perusahaan pun tidak memberikan kasbon (pinjaman) kepada para karyawan dengan bentuk alasan apapun.

PT SJS Rumahkan Sebagian Karyawan

Menurut penuturan Indra selaku dari pihak PT SJS, dari jumlah 28 orang karyawan, 12 diantaranya akan dirumahkan sementara, dengan dalih projek dan pekerjaan belum dimulai. Sedangkan 16 karyawan lainnya diperkirakan akan terus aktif.

"12 karyawan akan di rumahkan karena alasan proyek atau pekerjaan belum di mulai dan suatu kemungkinan 16 orang karyawan masih aktif" ungkap Indra.
Gambar: Data Karyawan yang dirumahkan PT. SJS.

Karyawan Berencana Membawa Persoalan ke Jalur Hukum

Dengan adanya kejadian dan keputusan tersebut seluruh jajaran karyawan akan terus berupaya memperjuangkan hak mereka bahkan berencana membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.

"Kami atas nama seluruh karyawan akan terus memperjuangkan hak kami dan apabila pihak perusahaan tidak bertanggung jawab, maka kami akan laporkan ke pihak jalur hukum atau kepada pihak yang berwajib" ungkap mereka. (H. Asep MR/ Rafli H)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update