-->

Notification

×

PPNI LAPORKAN RATU ENTOK KE POLDA SUMUT

Sunday, 2 May 2021 | 16:09 WIB Last Updated 2021-05-02T09:09:55Z
Gambar: Selebgram Ratu Entok alias Irfan Satria Putra.


SUMUT, journalnews.co.id - Selebgram Ratu Entok alias Irfan Satria Putra dilaporkan oleh Persatuan Perawat Nasional Indonesia Sumatera Utara (PPNI Sumut) ke Polda Sumut. Postingan Ratu Entok di media sosial dianggap telah menghina profesi perawat karena menyamakan perawat dengan tong sampah.

"Laporan tertuang dalam STTLP/B/791/IV/2021/SPKT/POLDA SUMUT. Kami dari PPNI telah melaporkan pemilik akun Tiktok @ratu_entok2, Irfan Satria Putra. Laporan ini karena postingan yang dinilai melecehkan profesi perawat," kata Ketua PPNI Sumut, Mahsur Al Hazkiyani, Minggu (2/ 5).

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Hadi Wahyudi membenarkan laporan kasus Ratu Entok tersebut ke Polda Sumut. Saat ini polisi masih melakukan pendalaman. 

PPNI Sumut sempat melakukan somasi ke Ratu Entok. Namun Ratu Entok menolak meminta maaf. Bahkan Ratu Entok meminta agar dijadikan sebagai duta perawat.

"PPNI sudah menyampaikan somasi agar Ratu Entok meminta maaf secara terbuka di media sosialnya. Tetapi yang bersangkutan malah meminta menjadi duta perawat," jelasnya.

Dalam postingannya di akun Tiktok @ratu_entok2, Ratu Entok menyinggung kasus di RS Siloam Sriwijaya Palembang. Dalam peristiwa itu, seorang pria menganiaya perawat RS Siloam Sriwijaya Palembang karena melihat tangan anaknya berdarah setelah perawat tersebut melepas jarum infus.

"Enggak tahulah ya mungkin bapak itu sangat sayang sama anaknya, ya namanya kita lagi kondisi sakit, infus putus ya mungkin bapak itu silap," kata Ratu Entok dalam video itu.

Ratu Entok menyebutkan, peristiwa itu harusnya menjadi peringatan besar bagi perawat yang ada di Indonesia. Sebab, banyak perawat yang sombong saat merawat, khususnya pasien yang menggunakan kartu BPJS.

Tidak hanya menyebut sombong, Ratu Entok juga membeberkan ada perubahan dari wajah perawat jika merawat pasien yang menggunakan BPJS. Selain itu, katanya perawat sibuk main ponsel saat merawat pasien BPJS.

"Muka perawat kayak tong sampah, malam hari tidur ngorok, chat-an sama jantannya, teleponan sama jantannya, kita merawat sendiri anak kita, keluarga kita dalam ruangan," ujar Ratu Entok. (LBn)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update