-->

Notification

×

PT. ACS Diduga Tidak Menggaji Puluhan Karyawannya dan Melanggar Perjanjian

Tuesday, 11 May 2021 | 17:04 WIB Last Updated 2021-06-03T15:19:51Z

Gambar: Puluhan karyawan PT. ACS saat meminta keterangan dari Direktur utama.

Cianjur, journalnews.co.id - Seluruh karyawan PT ACS (Anugrah Cahaya Sembilan) yang terdiri dari jajaran staf, Security dan karyawan bidang lainnya datangi kantor perusahaan yang berlokasi di kampung Ramasari RT 01/01 Desa Ramasari Kecamatan Haurwangi kabupaten Cianjur, pada hari Selasa (11/5/21) sekitar pukul 10:00 WIB.



Semenjak di bukanya perusahaan PT ACS sekitar dua bulan lalu, perusahaan yang di pimpin oleh Oman ini diduga melakukan pelanggaran tentang ketenaga kerjaan. Sejauh ini menurut penuturan para karyawan PT ACS belum memberikan kewajiban berupa upah gaji maupun tunjangan lainnya.

Oman selaku direktur utama PT ACS saat dikonfirmasi membenarkan terkait apa yang di utarakan karyawannya. Akan tetapi dalam pembelaannya ia menuturkan, saat hendak mencairkan dana untuk menggaji para karyawan Bank yang dituju rupanya sudah tutup.

"Memang betul Kami belum bisa bayar para pekerja. Baik itu gaji juga THR dengan alasan tidak bisa mencairkan uang ke bank atas alasan bank tutup" jelasnya.

"Bahkan untuk memenuhi kebutuhan atau kewajiban untuk seluruh para pekerja baik itu staf atau security di tangguhkan sampai habis lebaran atau setelah bank buka," tambahnya.

Menyikapi alasan yang di utarakan oleh Oman, rupanya hal tersebut tidak dapat diterima oleh para karyawan, Sebab menurut mereka, PT ACS dan para karyawan sudah memiliki perjanjian sebelumnya.

Jauh-jauh hari sebelumnya pihak PT ACS meminta uang administrasi 4-5 juta rupiah kepada para calon karyawan dan berjanji akan membayar kewajiban upah gaji dalam setiap bulannya. Namun hal itu bertolak belakang dengan realita yang terjadi.

"Selain gaji, Kami semua yang masuk memakai uang administrasi dari mulai 4sampai 5 juta rupiah. Meskipun uang tersebut hasil pinjaman dari menjaminkan BPKB ke pihak bank" jelasnya salah satu karyawan.

"Dengan uang (administrasi) itu katanya kami bisa di terima bekerja di perusahaan. Dan atas kesepakatan kami semua sepakat atas permintaan dari pihak perusahaan karena kami sangat membutuhkan pekerjaan yang menghasilkan tiap bulan untuk memenuhi kehidupan di keluarga kami" tambahnya menjelaskan

"Sayangnya, sampai saat ini pihak perusahaan masih banyak dalih dan alasan meskipun sudah di bikin surat pernyataan. Jangankan THR gaji bulanan sepeser pun belum menerima" jelasnya

"Kami semua telah sepakat apabila pihak perusahaan tidak bisa memenuhi kewajiban maka kami akan laporkan ke pihak dinas yang terkait dan akan memakai jalur hukum." pungkasnya diakhir penjelasan. (H.Asep MR/ Rafli H)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update