-->

Notification

×

Sejumlah Kalangan Sesalkan Pernyataan Kades Sukaluyu Yang Diduga Mengintimidasi Jurnalis

Saturday, 8 May 2021 | 19:21 WIB Last Updated 2021-05-08T12:27:19Z

 

Cianjur, journalnews.co.id - Sejumlah kalangan mengutuk keras pernyataan tidak pantas dari Kepala Desa Sukaluyu H. Uher Suherman, diduga mengandung makna intimidasi terhadap awak media yang sedang melakukan peliputan di wilayahnya. Sebelumnya sejumlah warga yang tergabung dalam Karang Taruna Desa Sukaluyu geruduk Kantor Desa Sukaluyu karena adanya keputusan kontroversial dari Kadesnya lantaran telah memberhentikan para anggotanya dari kepengurusan Satgas Covid-19 Desa Sukaluyu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, Kamis, (06/05).



Ketua DPC Asosiasi Wartawan Profesional Indonesia (AWPI) Cianjur, Dede Rohman jika pernyataan Kades bisa di anggap sebagai upaya menghalang-halangi kinerja jurnalis. Hal tersebut bertentangan dengan UU Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers, yang mana sudah jelas konsekuensinya, saat ditemui di ruang kerjanya pada Sabtu (08/05). 


"Kalau Kades merasa dirinya tidak bersalah kenapa harus ada upaya yang di duga mengintimidasi awak media meskipun dengan pernyataan.Media itu punya kebebasan pers kenapa harus dirampas haknya, biarkan saja itukan hak jurnalis untuk memberitakan," ujarnya.


Ia menbahkan Kades semestinya tidak harus malu jika ada pemberitaan diwilayahnya lantaran fungsi kontrol sosial harus tetap berjalan. Bahkan tidak perlu harus mengancam jika diberitakan maka tidak akan kenal dengan dirinya.



"Pertanyaannya kalau kenal dengan Kades apakah harus ada komitmen dulu, seolah - olah awak media harus tunduk padanya. Jurnalis itu kan independen sehingga tidak perlu ada persepsi kalau beritanya negatif sebab tayangnya saja belum. Terus dia tau dari mana bisa menilai pemberitaan segala, inikan ada semacam arogansi kekuasaan." tandasnya.


Salahsatu peliput berita yang berinisial (DNS) mengaku kaget dengan sikap pernyataan Kades H. Uher tersebut, belum sempat ditanya tapi langsung menyampaikan pernyataan secara terbuka di ruang kerjanya.


"Saya bersebelahan waktu merekam pernyataan Kades H. Uher itu jadi seperti sudah di konsep apa yang mau di sampaikan, bahkan cukup serius apa yang disampaikannya tersebut tanpa tedeng aling-aling," ujarnya.



"Bahkan ucapan kades terkesan mengintimidasi dan dan menyudutkan jurmalis. Dalam anggapannya, media adalah pihak yang membesar-besarkan masalah padahal mejalankan pekerjaan kewartawanan." tambahnya. 


"Jadi begitu lugasnya Kades H.Uher meyampaikan keterangan bahkan ketika ditanya juga berupaya meyakinkan awak media agar jangan di beritakan. Logikanya dari mana kalau kami akan dimusuhi jika menulis berita, ini dirasa merupakan  semacam upaya untuk melemahkan jurnalis," tegasnya. (Den/Gun/1113)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update