-->

Notification

×

Puluhan Warga Desa Mekarjaya Tanyakan SPH Blok Empang

Friday, 7 May 2021 | 19:43 WIB Last Updated 2021-05-07T15:33:33Z


CIANJUR, journalnews.co.id - Puluhan warga Desa Mekarjaya Kecamatan Cikalong Kulon Kab. Cianjur gelisah. Hal ini terkait dengan beredarnya surat dengan tandatangan warga yang diduga dipalsukan. Surat tersebut diduga telah dipalsukan oleh oknum perangkat desa, Jum'at (07/05).


"Peristiwa ini bermula saat adanya pembebasan lahan oleh kavling Buah PT BRC yang beralokasi di Kampung Empang Desa Mekarjaya Kecamatan Cikalong Kulon." ungkap mantan Pjs. Desa Mekarjaya. 


"Namun niat jahat oknum ini ahirnya diketahui dan terbongkar oleh warga masyarakat yang pada akhirnya mantan PJS Desa Mekarjaya mengakui bahwa Dokumen yang ia tanda tangani selaku PJS dan Camat Cikalong itu tidak sah atau cacat hukum. " pungkas mantan PJS.


Sedangkan dari pihak PT. BRC menyatakan kepada journalnews.co.id melalui media sosial  wahtsapp, bahwa ini SPH bukan abal-abal lagi kita proses SHM," pungkasnya dalam chatting tersebut. 

Masyarakat penggarap lahan mengeluh bahwa mereka tidak pernah mendapat kompensasi ataupun bayaran terkait pengambil alihan tersebut. 


"Saya tidak pernah menjual atau mengoperalihkan garapan ke kavling buah PT BRC, apalagi milik orang lain, serta harus tanda tangan di atas SPH dan itu  tidak pernah terjadi." ujar salahsatu warga yang tidak ingin disebutkan namanya saat ditemui journalnews.co.id di rumahnya. 


"Adapun itu nama dan tanda tangan tersebut bukanlah tanda tangan saya dan istri a/n Neni. Jelas itu semua di palsukan pak," pungkas Agus Sopiyandi dengan wajah kesal. 


Puluhan surat pelimpahan hak yang di tandatangani Camat Cikalong Kulon dan mantan PJS Desa Mekarjaya, kini disoal oleh para warga Desa mekarjaya. Karena nama-nama para petani yang dicantumkan dalam SPH tersebut, tanda tanganya semua diduga telah di palsukan.


"Perihal ini bukan waktu dekat tapi sudah beberapa tahun berjalan, bahkan hak-hak masyarakat yang hendak dijual oleh para oknum ini secara diam-diam, warga merasa dibohongi oleh Pemdes Mekarjaya karena tidak ada komitmen atau surat kuasa dari warga terkait peralihan tersebut. 


"Kami akan usut tuntas permasalahan ini, karena masarakat tidak merasa dan tidak menerima atas apa yang tercantum dalam SPH yang sudah di tanda tangani oleh camat cikalong kulon." terang salahsatu warga. 


Pada saat journalnews.co.id ke Kantor Camat Cikalong Kulon yang bersangkutan tidak ada, sehingga untuk sementara konfirmasi dilakukan melalui media sosial whatsapp. 


"SPH tersebut tidak akan di keluarkan walau sudah di tanda tangani oleh saya. " pungkasnya, saat dikonfirmasi melalui medsos. (Rafli Hidayat) 

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update