-->

Notification

×

KEJAKSAAN SAUMLAKI TETAPKAN 3 ORANG PERANGKAT DESA KASUS KORUPSI DD/ADD

Monday, 7 June 2021 | 18:19 WIB Last Updated 2021-06-07T11:19:43Z


MALUKU, journalnews.co.id - Kejaksaan Negeri Saumlaki, Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Maluku, menetapkan 3 orang perangkat desa Meyano Das, Kecamatan Kormomolin, sebagai tersangka kasus korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) tahun anggaran 2017-2018.

Mereka yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Petrus C. Olinger alias PCO sebagai Kepala Desa, Efratus Nifangelyau alias EN sebagai Sekretaris Desa dan Marsela Fatlolon alias MF sebagai bendahara desa.

“Yang diperiksa ini DD/ADD tahun 2017-2018, kemudian penyidikannya sendiri sejak tahun 2020. Jadi setelah laporan hasil kerugian keungan negara dari APIP (Aparat Pengawas Internal Pemerintah) keluar, kemudian kita memeriksa ahli juga, kemudian kita menetapkan tersangka pada hari ini,” kata Td Plh Kasi Pidsus, Immanuel Lolongan, kepada wartawan di Saumlaki, Senin 7 Juni 2021.

Ketiganya ditetapkan tersangka karena diduga melakukan tindak pidana korupsi yang mengakibatkan terjadinya kerugian keuangan negara senilai 307.246.208 juta rupiah.

“Kerugian negara dalam perkara ini berdasarkan hasil perhitungan dari APIP sekitar Rp.307.246.208,00,” sebagaimana kutipan press release yang diterima media ini.

Menurut keterangan jaksa, bentuk korupsi yang dilakukan ketiganya berupa pengadaan barang fiktif, belanja barang yang tidak sesuai peruntukannya serta penggunaan uang untuk kepentingan pribadi yang bersumbar dari DD dan ADD.

Dalam kasus korupsi DD/ADD Meyano Das itu, jaksa masih memerikasa lebih jauh apakah ada keterlibatan pihak lain. Olehnya itu tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka berikutnya.

“Sejauh ini kita sudah 3 orang ditetapkan tersangka, semuanya perangkat desa, ya. Tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya,” ujar Immnuel Lolongan.

Saat ini ketiga tersangka belum ditahan pihak Kejaksaan Negeri Saumlaki karena masih menunggu petunjuk selanjutnya sesuai syarat-syarat penahanan pelaku kejahatan korupsi. (LBn)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update