-->

Notification

×

PT. ACS Diduga Tidak Kooperatif dan Melanggar Perjanjian Atas 104 Karyawannya

Thursday, 3 June 2021 | 10:23 WIB Last Updated 2021-06-03T15:16:51Z

Gambar: Keberadaan Kantor PT. ACS pada malam hari yang sepi para Direksi


Cianjur, Journalnews.co.id - Setelah diadakannya audiensi tuntutan mengenai upah seluruh karyawan pada Rabu (12/05/21) Minggu lalu, berlokasi di Kampung Ramasari Rt 01/01 Desa Ramasari kecamatan Haurwangi kabupaten Cianjur, antara seluruh karyawan baik staf, security, dan karyawan divisi lainnya. Di duga Oman selaku direktur utama PT. ACS beserta rekan-rekannya (yaitu: Andri, Sulaeman, Dadan, Hasan, Pebri) sangat tidak kooperatif dan tidak bertanggung jawab atas kewajiban sebagai pimpinan di PT. ACS tersebut, Selasa (02/06). 



Gambar: Karyawan PT. ACS yang sedang menunggu untuk menuntut hak


Menurut keterangan dari perwakilan seluruh karyawan yang enggan di sebutkan namanya, saat di konfirmasi awak media menjelaskan, "kami sempat bikin surat pernyataan yang di saksikan oleh pihak kepolisian (Polsek) Bojong Picung, namun setelah mengetahui isi surat pernyataan itu, kami sepakat musyawarah bersama seluruh karyawan ternyata banyak kejanggalan yang tidak sesuai dengan fakta yang ada. Adapun sebagai tuntutan kami yaitu minta dibayar upah kerja selama 2 bulan, Tunjangan hari raya (THR) dan uang administrasi disaat masuk kerja sesuai yang di janjikan oleh saudara Oman dan rekan-rekannya (yaitu: Andri, Sulaeman, Dadan, Hasan, Pebri) selaku pimpinan Perusahaan PT. ACS sewaktu konfirmasi pada Rabu (12/05/21) di ruangan kantor nya. Tetapi setelah kami membaca surat pernyataan yang nadanya atau isinya berjanji akan membayar gaji karyawan pada tanggal (07/06/21) dengan jaminan sebidang tanah dan sertifikatnya atas nama Otang sebagai kakak Oman, kami dan rekan-rekan seluruh karyawan baik pengawas, staf, logistik dan security sangatlah keberatan dengan alasan jumlah seluruh karyawan bukan 45 orang melainkan ada 104 karyawan, bahkan dari awal masuk pendaftaran uang administrasi pun kami semua serahkan ke salah seorang pengepul yang kemungkinan orang yang di tugaskan oleh pihak pimpinan PT. ACS bahkan orang tersebut mengiming-ngiming atau menjanjikan akan sejahtera kalau kerja di sini," Ungkapnya.



Gambar: Karyawan PT. ACS yang sedang menunggu untuk menuntut hak


Pada hari Senin (17/05/21) salah satu karyawan sempat konfirmasi ke pihak kepolisian (Polsek) Bojong Picung untuk mempertanyakan dan menjelaskan yang sebenarnya tentang kewajiban dari pihak PT. ACS terhadap seluruh karyawannya yang berjumlah 104 orang, tetapi yang tercantum di surat pernyataan hanya 45 orang saja dan pihak pimpinan PT. ACS pun sangat susah saat di hubungi atau di telpon. Pertanyaan kami apakah yang 45 orang karyawan menjadi sebagai perwakilan dari 104 orang ??... Apakah hanya 45 orang saja yang akan di bayar pihak PT. ACS ??... Lalu setelah adanya petunjuk dari pihak kepolisian (Polsek) Bojong Picung dengan arahan untuk melanjutkan pelaporan ke pihak Kapolres Cianjur apabila pihak dari PT. ACS tidak kooperatif dan tidak bertanggung jawab atas hak dan kewajiban terhadap seluruh karyawannya, kami dan seluruh karyawan berjanji akan menuntut hak kami sesuai yang dijanjikan PT. ACS dan apabila tidak bertanggung jawab, kami dan karyawan yang kompak dan spakat akan menempuh jalur hukum yang berlaku." Papar jelas karyawan. 



Gambar: Karyawan PT. ACS yang sedang menunggu untuk menuntut hak


Keterangan yang di jelaskan berdasarkan pakta pada Malam (02/06/21) dari beberapa karyawan yang enggan disebut namanya, memaparkan "dari Siang hari sudah berdatangan hampir semua karyawan menunggu di kantor PT. ACS dengan tujuan untuk menuntut haq (yaitu berupa uang pengembalian Adm dan Gaji selama 2 Bulan) atas pertanggung jawaban Oman selaku Direktur Utama dan rekan-rekannya yaitu: Andri, Sulaeman, Dadan, Hasan, Pebri yang sebelumnya telah berjanji akan mengembalikan pada 02 Juni 2021 sesuai surat perjanjian sebelumnya yang telah di tandatangani oleh Oman dan dua perwakilan karyawan tertera di atas matrai, pada pukul 21.00 Wib kita itu sudah dapat informasi bahwasanya Oman dan rekan-rekan itu sudah di Nagreg, karena perjalanan menuju kantor ACS macet kata Oman, kami nunggu sampai pukul 22.00 Wib, terus pukul 22.00 kami dapat informasi lagi Oman dan rekan-rekannya di Padalarang, sampai para karyawan nunggu lagi selama 2 jam, Nah.. kami dapat informasi lagi pada pukul 24.00 lebih sampai pukul 01.00 itu mereka Oman dan rekan-rekannya (yaitu: Andri, Sulaeman, Dadan, Hasan, Pebri) ada di Cipatat sampai para karyawan nunggu dan nunggu lagi." papar jelas karyawan.






Salahsatu yang menyebutkan, "bahwasanya Oman itu ada di Polsek Bojong Picung dan beberapa perwakilan karyawan survey menuju Polsek untuk memastikan keberadaan mereka di Polsek Bojong Picung, ternyata mereka tidak ada di Polsek Bojong Picung itu bahkan tidak ada siapa-siapa". Pungkasnya. (H.Asep MR/ Rafli.H/ Rsa)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update