-->

Notification

×

Penerapan PPKM Darurat Terindikasi Sebabkan Para Pelaku Usaha Merugi

Tuesday, 13 July 2021 | 16:05 WIB Last Updated 2021-07-13T09:38:12Z
Foto : Ayam potong milik salah seorang pedagang yang biasa dikirimkan ke pasar dan beberapa rumah makan. Sekarang mengalami kerugian cukup besar karena segmentasi penjualannya terdampak oleh PPKM Darurat. 


Cianjur, journalnews.co.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang di berlakukan sejak (03/07/2021) lalu, membuat sejumlah pedagang merugi.


Dampak kerugian dialami oleh Dadang (37) salah seorang pengusaha ayam potong. Ia mengatakan dampak dari PPKM Darurat membuat penyaluran ayam ke beberapa pasar dan rumah makan mengalami kesulitan.


“Mungkin ya cukup merugikan kami para penjual. Dampaknya sangat terasa sih kang. Sebelum PPKM saja sudah mengalami penurunan omset ditambah sekarang, ya makin bingung, mau gimana lagi ?” ujar Dadang, Kamis (13/7/2021). 


Dadang mengaku penurunan jumlah pembeli dan berdampak terhadap  pemasukan akibat pemberlakuan PPKM Darurat terjadi hingga 80 persen. 


Tak sampai di situ, penurunan jumlah konsumen juga dialami oleh pedagang makanan beku, Ratih (22). Dirinya mengaku mengalami penurunan jumlah pemasukan akibat kebijakan pemerintah tersebut.


“Sebenarnya dampaknya sangat besar, yang beli juga jadi berkurang gitu. Sebelumnya kan banyak para pedagang keliling yang biasa ambil untuk berjualan mangkal di sekolah-sekolah, sekarang hanya pembeli rumahan saja." tuturnya menjelaskan dengan nada kesal.


“Kalo diperpanjang kayaknya saya kurang setuju, dari mulai PSBB sekarang muncul istilah PPKM katanya. Semoga saja pandemi ini cepat  berlalu seraya kita berdoa pada Allah maha pembolak balik keadaan. " pungkasnya penuh harap.(IM) 

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update