-->

Notification

×

Diduga Oknum Perangkat Desa Sunat Hak Rakyat Dari BLT

Tuesday, 20 July 2021 | 07:40 WIB Last Updated 2021-07-20T02:05:54Z


Cianjur, journalnews.co.id - Pemotongan bantuan langsung tunai (BLT) Desa Sukamulya Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur menjadi pertanyaan warga, Senin (20/07). 


Berdasarkan hasil investigasi, pemotongan ini berawal dari adanya bantuan pemerintah bagi warga yang terdampak Covid 19 melalui bantuan langsung tunai (BLT) dari Dana Desa (DD) Desa Sukamulya Cikalong Kulon,  pemungutan dilakukan oleh para RT, diduga atas perintah Sekretaris Desa Sukamulya.


Beberapa KPM yang menerima bantuan BLT DD  merasa sangat di rugikan oleh para oknum RT, seharusnya menerima tiga bulan x Rp 300 kini harus di pangkas dengan jatah satu bulan dan hanya mendapat dua bulan x 300 total 600 ribu rupiah. 


Saat di konfirmasi Sekretaris Desa Sukamulya pada (28/06) mengatakan bahwa ini berdasarkan keputusan bersama dan hasil musyawarah. 

"Bahwasanya ini semua hasil daripada musyawarah, karena masarakat penerima BLT, setuju dan menanda tangani dengan di saksikan kades dan perangkat lainya, bahkan sudah sepakat antara penerima bantuan BLT untuk di potong Rp 300.000," pungkasnya.


Perilaku para oknum pemotong hak rakyat sebagai penerma bantuan BLT dari DD  di Desa Sukamulya Cikalong Kulon perlu adanya penegasan dari pihak terkait yang mengurusi tindak pidana korupsi, sesuai yang tercantum dalam pasal 12 huruf e undang undang No 20 tahun 2001 atas perubahan UU No 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. (Rafli Hidayat)

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update