-->

Notification

×

Pemkab Cianjur Rayakan Hari Jadi Dengan Khidmat Meski Di Tengah Pandemi

Monday, 12 July 2021 | 18:49 WIB Last Updated 2021-07-12T11:49:10Z



CIANJUR, journalnews.co.id - "Semalam di Cianjur" demikian judul lagu era 60-an yang diciptakan oleh Jejaka asal Bandung yang bernama Alfian. Cianjur memang selalu menarik untuk diperbincangkan, bukan karena keramahan dan kesantunan perangai warganya kepada siapa saja, lebih dari itu Cianjur jika dilihat dari sisi usia merupakan salahsatu kabupaten tertua di Jawa barat. Tepat dihari ini, 12 Juli 2021 Cianjur tengah merayakan hari jadinya yang ke 344. 


Di tengah Pandemi Covid-19 serta pelaksanaan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat Jawa-Bali, Kabupaten Cianjur memasuki usianya yang ke 344, Senin (12/7/2021). Upacara Hari Jadi Cianjur ke-344 pun digelar secara sederhana namun berlangsung khidmat.

"Hari ini tepat 12 Juli 2021, Kabupaten Cianjur memasuki usia ke 344. Namun kita peringati hari jadi ini di tengah situasi dan kondisi masih terjadinya pandemi covid-19," kata Bupati Cianjur, Herman Suherman, seusai upcara virtual di Pendopo Cianjur, Senin (12/7/2021). 


Karena situasi dan kondisi yang serbadarurat, upacara HJC ke-344 pun digelar dengan virtual. Di Pendopo Cianjur hanya dihadiri kurang dari 20 orang termasuk di antaranya unsur Forkopimda.

"Selebihnya kita laksanakan secara virtual yang diikuti perangkat daerah, camat, kepala desa, maupun lurah," jelasnya. 


Herman tak memungkiri kondisi pandemi covid-19 mengharuskan semuanya dilakukan dengan penerapan protokol kesehatan yang sangat ketat. Herman memohon doa dari semua masnyarakat agar pandemi covid-19 bisa segera berakhir. 


"Butuh kerja sama dari semua pihak, terutama masyarakat, agar selalu mematuhi aturan protokol kesehatan. Apalagi selama diterapkannya PPKM darurat, kita harus disiplin," tegasnya.


Ada kado istimewa bersamaan Hari Jadi Cianjur ke-344. Hasil evaluasi pemerintah pusat dan Pemprov Jabar, selama PPKM darurat, Kabupaten Cianjur dinilai cukup berhasil menekan mobilitas masyarakat.


"Mobilitas masyarakat di Kabupaten Cianjur selama PPKM darurat berada pada zona kuning. Ini cukup luar biasa karena mengindikasikan PPKM darurat yang kita laksanakan bisa menekan mobilitas masyarakat," jelasnya.

Namun Herman kembali mengingatkan masyarakat maupun elemen pemerintahan tak berleha-leha dengan penilaian hasil evaluasi itu. Sebab, covid-19 masih ada dan masih menjadi ancaman. 


"Terpenting saat ini, disiplin terapkan protokol kesehatan. Jika semua solid, pemerintah maupun masyarakat, tidak menutup kemungkinan kita akan kembali berada pada zona hijau. Masyarakatnya sehat dan perekonomian kembali pulih," pungkasnya. 


Seusai upacara secara virtual, kegiatan dilanjutkan dengan Sidang Paripurna HJC ke-344 di Gedung DPRD Kabupaten Cianjur.(Jack) 

No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update