-->

Notification

×

Diduga BLT DD Disunat oleh Oknum Pemdes Sukamulya Cikalongkulon

Tuesday, 3 August 2021 | 21:37 WIB Last Updated 2021-08-03T14:39:05Z


Cianjur, journalnews.co.id - Pemerintah Desa Sukamulya terindikasi melakukan pemotongan dana BLT DD secara langsung kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Peristiwa pemotongan BLT tersebut diduga dilakukan oleh Pemerintah Desa Sukamulya Kecamatan Cikalong Kulon Kabupaten Cianjur, Selasa (03/08/2021). 


Seratus duapuluh (120) KPM yang menerima BLT DD mengeluh dan lesu, akibat dana bantuan pemerintah dari anggaran dana desa untuk BLT disunat lagi sebesar Rp 200.000/ KPM.

Hal ini seperti yang dikemukakan oleh seorang nenek warga RT.01 Desa Sukamulya yang enggan  disebutkan identitasnya, mengeluhkan hal tersebut.

"Setiap mendapatkan bantuan bagi masyarakat yang terdampak Covid 19 selalu ada saja potongan, kemarin dari setiap tahap 1 hingga sekarang selalu diminta oleh RT, berawal Rp 300.000 sekarang di minta Rp 200.000 dengan dalih bagi masarakat yang tidak kebagian." pungkas salahseorang nenek yang tak ingin diketahui namanya. 

Berdasarkan hasil investigasi jurnalis di lapangan, ada salahsatu oknum RT yang mengungkap informasi terkait pemotongan dana BLT DD ini. 

"Benar saya melakukan pemotongan anggaran BLT sebesar Rp 200 ribu hingga Rp 300 ribu, karena semua ini atas perintah  Desa pak, saya bicara apa adanya," pungkas salah seorang ketua RT yang tidak ingin diungkap identitasnya. 

Indikasi pemotongan dana bantuan ini diduga kurangnya pengawasan dari dinas terkait. Besar  kemungkinan diakibatkan kurangnya pengawasan dari Dinas terkait, baik kecamatan maupun  kabupaten, sehingga peristiwa pemungutan terhadap masarakat yang terdampak  covid 19 sudah bukan kali pertama di Desa Sukamulya Kecamatan Cikalong Kulon.

Perilaku pemotongan dana BLT DD oleh pihak manapun yang tidak dibenarkan oleh regulasi yang ada, adalah sudah tergolong dalam tindak pidana korupsi sesuai dengan pasal 12 hurup e Undang- undang Nomor 20 tahun 2001 atas perubahan undang undang Nomor 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi. 

Hingga berita ini dipublikasikan, pihak jurnalis MBN JN terus berupaya untuk mengkonfirmasi Pemdes Sukamulya ataupun pihak-pihak terkait. (Rafli)


No comments:

Post a Comment

Halaman Facebook

×
Berita Terbaru Update